loading...

Perilaku yang membuat seseorang cerdas

Perilaku yang membuat seseorang cerdas

Cerdas dapat diartikan sebagai kemampuan kerja otak dan logika diatas rata-rata. Menurut Gregory, kecerdasan adalah kemampuan atau keterampilan untuk memecahkan masalah atau menciptakan produk yang bernilai dalam satu atau lebih bangunan tertentu. Cerdas merupakan impian semua orang. Karena dengan kecerdasan ini, seseorang dapat diandalkan untuk memecahkan masalah tertentu. Lalu, bagaimanakah agar kita menjadi cerdas. Nah, berikut adalah perilaku-perilaku yang dapat membuat sesorang cerdas.

Membaca.

Tidak peduli apa yang kamu baca, penting untuk tidak melewatkan kebiasaan cerdas ini. Membaca buku dan membaca surat kabar adalah salah satu senjata terbaik untuk menjaga otak aktif dan memperkuat keterampilan intelektual. Bahkan, ketika kita membaca, tidak hanya mengurangi stres saja, tetapi juga mengembangkan imajinasi dan belajar untuk sebuah konten yang kompleks dan terstruktur yang bisa berguna untuk pekerjaan atau dalam hubungan dengan orang lain. Jadi, Membaca meningkatkan tiga jenis kecerdasan: pemecahan masalah, kemampuan untuk menggunakan pengetahuan dan pengalaman yang sudah ada dalam memori dan kemampuan untuk berhubungan secara efektif dan sosial yang kompatibel.

Memainkan alat musik. 

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa memainkan alat musik merangsang otak dan memungkinkan untuk membuat koneksi baru antar neuron. Ketika kamu memainkan alat musik, kamu melatih memori, kreativitas, keterampilan motorik halus dan analitis. Singkatnya, musik adalah berkah bagi kecerdasan kita.

Bermain teka-teki. 

Saat bermain teka-teki seperti menyelesaikan sudoku, kamu tidak membuang-buang waktu yang berharga. Bermain teka-teki akan membuat otak mengalami "peregangan" seperti pengembangan neuroplastisitas, sebuah sistem saraf yang menghasilkan sesuatu yang baru.

Berbicara dengan bahasa lain atau baru. 

Berbicara dua atau lebih bahasa memungkinkan otak untuk tetap elastis, mengembangkan keterampilan pemecahan masalah dan berpikir kreatif. Selain itu, berbicara bahasa lain dapat menyebabkan penundaan proses penurunan neuron. Dengan kata lain, otak tetap "muda" dan akan mampu memecahkan masalah dari sudut yang tidak biasa.

Berolahraga

Berolahraga memiliki efek positif pada pikiran dan tubuh, tetapi hanya jika olahraga dipraktekkan secara konsisten dan tidak secara sporadis. Telah terbukti bahwa pengulangan sesi gerakan meningkatkan jumlah neurotrophin BDNF dalam otak, khususnya di hipokampus. Zat ini merupakan protein penting bagi neuron dari sistem saraf pusat dan perifer, yang memiliki manfaat untuk menentukan pertumbuhan dan diferensiasi neuron baru dan sinapsis. Manfaat dari efek ini adalah meningkatkan memori jangka panjang dan kemampuan belajar dan pengolahan pengetahuan.

Meditasi. 

Dari penelitian yang dilakukan oleh profesor psikologi dan psikiatri Amerika Richard Davidson menyatakan bahwa meditasi mengembangkan beberapa fungsi potensial dari otak. Secara khusus, konsentrasi Anda ketika bermeditasi memungkinkan Anda untuk mengontrol suasana hati tertentu dan berlatih pengendalian diri yang lebih kuat dari pikiran dan emosi.
loading...
Ditulis oleh: Admin Hallo Blog Updated at : 21:51:00