Cerita motivasi: Bangkit kembali

Bangkit kembali

Disebuah kota terdapat seorang paman dan keponakannya. Suatu hari Si keponakan datang mengunjungi paman. Keponakan itu sedih, murung dan kesal dengan sesuatu. Pamannya bertanya apa yang terjadi padanya. Keponakannya mengatakan bahwa ia mengalami kemunduran serius dan sekarang ia tidak akan mampu mencapai tujuannya.

Keponakannya meminta paman untuk memberikan saran apa yang harus ia lakukan selanjutnya. Lalu sang paman meminta pada keponakan untuk membawanya ke puncak bukit. Jalan itu sangat sulit dan panjang. Tapi keponakannya langsung setuju untuk membawa pamannya. Ketika mereka sampai di puncak bukit, paman mengatakan bahwa dia harus pergi ke puncak bukit tertinggi. Keponakannya terkejut, tapi akhirnya ia memutuskan untuk membawa pamannya ke puncak bukit tertinggi, karena paman tidak pernah naik kesana.

Dengan kesulitan besar keponakan membantu pamannya untuk naik ke puncak bukit, kadang-kadang sampai memanggul paman di punggungnya. Di atas bukit dengan berkeringat, ia meletakkan pamannya di tanah dan tertawa gembira.

- "Apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil, kadang-kadang kamu kembali ke rumah dengan air mata di mata kamu?" Paman bertanya. "Apakah kamu ingat mengapa?".

Keponakan melihat sekeliling dan mengangguk. Dia ingat bahwa ketika kecil ia sering bermain di sana dengan anak-anak lainnya. Dan mereka menyebutnya dengan Puncak Everest, karena memang hanya sedikit orang yang bisa sampai ke puncak bukit itu. Pada saat itu si keponakan tidak mampu untuk sampai ke sana. Bukit ini tampak sebuah batu yang sulit ditembus.

- "Dan sekarang kamu tidak hanya naik, tapi kamu juga gotong saya kesini". Paman mengatakan dan melihat keponakannya. "Bagaimana kamu bisa melakukan ini? Apa yang kamu pikirkan?".

- "Mungkin aku dibesarkan" Pemuda mengangkat bahu.. "Saya menjadi lebih kuat dan bugar ...".

- "Sekarang kamu punya saran saya". Kata paman.
Ditulis oleh: Admin Hallo Blog Updated at : 08:51:00